Artikel Terbaru

recentposts

Kapal Induk Utama AS Memasuki Selat Hormuz



KAPAL Induk Amerika Serikat (AS) kelas utama berbahan bakar nuklir, USS Abraham Lincoln berlayar di Selat Hormuz, Teluk Persia, Minggu (22/1). Juru bicara Armada Angkatan Laut ke-5 Amerika Serikat, Derrick Frost mengatakan, kehadiran USS Abraham Lincoln merupakan bagian operasi rutin angkatan laut AS di wilayah tersebut. 
"Pelayaran itu bagian dari operasi keamanan rutin," ujar Frost yang berbasis militer di Bahrain seperti dilansir Associated Press. Kendati menyebut sebagai operasi rutin, kehadiran USS Abraham Lincoln berpotensi besar meningkatkan ketegangan antara AS dan Iran. 

Pasalnya, sejak ditariknya kapal induk USS John dari kawasan teluk pada Desember lalu, para pejabat Iran telah memperingati AS untuk tidak lagi melakukan operasi militer di perairan teluk, termasuk Selat Hormuz. Namun sepertinya AS tidak mengindahkan peringatan Iran tersebut.

USS Abraham Lincoln adalah kapal induk kelima dari kelas utama atau Nimitz class yang memiliki panjang hingga 333 meter. Total angkatan laut Amerika Serikat memiliki sepuluh kapal induk di kelas Nimitz yang mampu beroperasi 20 tahun penuh tanpa pengisian ulang bahan bakar karena bereaktor nuklir. 
Dukungan Inggris dan Prancis 
Kapal-kapal Inggris dan Perancis bergabung dengan kelompok kapal induk Amerika Serikat dalam armada enam kapal perang yang melewati perairan sensitif Selat Hormuz, kata Departemen Pertahanan Inggris, Minggu (22/1/2012).
Kementerian itu mengatakan, satu kapal Angkatan Laut Kerajaan, HMS Argyll, merupakan bagian dari kelompok kapal induk yang dipimpin Amerika Serikat berlayar melalui Selat Hormuz, di mana Iran telah mengancam untuk menutup setelah tindakan Barat menjatuhkan sanksi-sanksi baru atas program nuklir Teheran.
Seorang juru bicara mengatakan: "HMS Argyll dan satu kapal Perancis bergabung dengan kelompok kapal induk AS transit melalui Selat Hormuz, untuk menggarisbawahi komitmen internasional tak tergoyahkan mereka dalam mempertahankan hak-hak berdasarkan hukum internasional."
Ia mengatakan Inggris mempertahankan "kehadiran terus -menerus di wilayah itu sebagai bagian dari kontribusi abadi kita untuk keamanan Teluk".
Kapal perang Inggris telah berpatroli di Teluk terus menerus sejak tahun 1980-an. Selat Hormuz adalah rute transit utama untuk pasokan minyak global.
Para menteri luar negeri Uni Eropa bertemu di Brussels pada Senin yang diperkirakan setuju terhadap pemberian sanksi kepada Bank Sentral Iran dan mengumumkan embargo pembelian minyak Iran.
Amerika Serikat, Perancis, Inggris dan Jerman menuduh Iran berusaha membangun bom nuklir, namun Teheran berkali-kali menegaskan bahwa program nuklirnya untuk kepentingan damai.

Selengkapnya di:sumber
Kapal Induk Utama AS Memasuki Selat Hormuz Reviewed by Global Information on 23.29 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Hak Cipta Alfiansyah's Blog © 2011 - 2015

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
UA-55669263-1