Artikel Terbaru

recentposts

Kemuning,Tanaman Pencegah Serangan Jantung

KEMUNING
Pencegah Serangan Jantung

Kemuning memang bukan obat jantung, tapi dengan mengkonsumsi daun tumbuhan ini secara rutin, penimbunan lemak pada dinding pembuluh darah dapat dikurangi.
Tumbuhan perdu ini memang terkenal sebagai salah satu tanaman obat. Keampuhannya sebagai obat tradisional tidak hanya dikenal di Indonesia, tapi di Cina pun tumbuhan ini sudah lama dipakai untuk pengobatan. Bahkan di sana kemuning (Murraya paniculata) sudah dijadikan obat paten dengan nama dagang tongzhongling.

Kemuning banyak dijumpai di daerah pantai sampai ketinggian 300 m dpl. Sosoknya menarik lantaran bunganya yang
berwarna putih tampak mencolok dan beraroma tajam. Tinggi pohon 3-8 m. Di Jawa Tengah dan Jawa Timur tumbuhan ini banyak ditanam di halaman rumah, malah ada yang menanamnya di pot. Batang kemuning berkayu, beralur dengan percabangan monopodial. Warna batang cokelat kotor. Daun majemuk dengan permukaan licin berbentuk corong. Ujung dan pangkalnya runcing, bertepi rata. Warna daun hijau.

Menghilangkan lemak
Kemuning berkhasiat obat lantaran daun dan batangnya mengandung saponin dan flavonoida. Selain itu daunnya juga mengandung tannin dan damar. Sampai sekarang memang belum ada penelitian ilmiah yang menjelaskan mengapa zat-zat tersebut bisa berkhasiat. Yang pasti, daun dan batang kemuning memperlancar metabolisme di dalam tubuh. Proses perubahan zat-zat yang terkandung dalam makanan menjadi energi sangat efisien, sehingga kadar lemak darah di dalam tubuh sedikit. Otomatis penimbunan lemak di dinding pembuluh darah yang menjadi biang keladi penyakit jantung coroner juga sedikit.

Dengan Khasiat seperti itu, kemuning banyak dipakai sebagai bahan baku jamu pelangsing tubuh. Tapi sebenarnya, dengan sedikitnya lemak yang menempel di dinding pembuluh darah jantung, maka resiko terserang penyakit jantung coroner bisa dihindarkan.

Menurut Drs. M. Jasin, MBA, Direktur Pemasaran PT Indofarma, kemuning memang bisa meluruhkan lemak di dalam tubuh. Bagian tanaman yang dipakai oleh Indofarma ialah daunnya. Bagian tanaman ini diekstrak dan diambil sarinya. Setelah dicampur dengan jati Belanda (Guazuma ulmifolia) dan tempuyung (Sonchus arvensis), khasiat  kemuning untuk mencegah penimbunan lemak menjadi semakin bagus. Soalnya jati Belanda juga dikenal berkhasiat menghancurkan lemak, sementara salah satu fungsi tempuyung ialah melancarkan pembuangan air seni (diuretik).

Bunga Rampai Petunjuk Praktis Pemanfaatan Tanaman Berkhasiat Indonesia memaparkan, untuk menghilangkan kelebihan lemak dipakai ¼ genggam daun kemuning. Daun ini dikombinasikan dengan ¼ genggam daub jati Belanda, ½ jari rimpang temu giring, ¾ rimpang lempuyang wangi, ½ jari rimpang bengle, 3 jari gula enau. Seluruh bahan dicuci dan dipotong, selanjutnya direbus sebanyak 4,5 gelas minum sampai tersisa setengahnya. Setelah dingin, airnya disaring dan diminum. Namun, kalau sulit meramu di pasaran kini sudah beredar produk komersial Prolipod yang berfungsi sama, meluruhkan lemak sekaligus menurunkan kolesterol.

Selain pengobatan itu, untuk mencegah resiko terkena penyakit jantung coroner, sebagaimana diungkapkan Dr. Handrawan Nadesul, gaya hidup mengkonsumsi makanan berlemak tinggi perlu dihindarkan, terutama bila usia sudah di atas empat puluh tahun. Perbanyak makan sayuran dan ikan laut. Porsi makan dibatasi agar berat badan ideal, yaitu selisih tinggi badan dikurangi 100, dipotong 10%. Wanita yang sudah menopause harus lebih waspada terhadap penyakit ini.

Kemuning,Tanaman Pencegah Serangan Jantung Reviewed by Global Information on 08.31 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Hak Cipta Alfiansyah's Blog © 2011 - 2015

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
UA-55669263-1